You Can Call Me "Ari"

There is no need to call me "Aristo" or "Aris". "Ari" is enough.

Here I explain in Bahasa Indonesia. You can translate them to Google Translate if you do not understand.

Dulu, sewaktu kecil, teman sekolah manggil saya "Aristo". Dulu waktu kerja di perusahaan sebelumnya, mereka manggil saya "Aris". Tapi, panggilan saya yang sebenarnya adalah "Ari".

Nama panggilan ini sudah diberikan orang tua sejak lahir. Hanya 3 huruf dan 2 suku kata. Sederhana kan? XD

Mungkin karena budaya kita orang Asia. Orang Asia punya nama lengkap dan nama panggilan. Nama panggilan itu biasanya hanya 2 suku kata. Ada juga beberapa orang yang saya temui nama panggilannya tidak ada hubungannya dengan nama lengkapnya. Nama lengkap biasanya identik dengan etnisnya. Beberapa juga mengadopsi bahasa Yunani atau Arab karena agama. Ada juga beberapa etnis terutama di Indonesia yang mempunyai nama marga / keluarga seperti etnis Tionghoa, Batak, Dayak, Minahasa, dan masih banyak lagi.

Cara pengucapannya bukan "Ari". Yang benar adalah "Arik / Ari'". Mungkin karena saya dari Kalimantan. Pengaruh dari logat atau dialek di sana.